Media Berwawasan dan Berbudaya


Saturday, 7 September 2019

Cara Cepat Latihan Pramuka Untuk Anak Disabilitas (Rungu wicara)

| Saturday, 7 September 2019
Salam Pramuka Kakak-Kakak Pembina Pramuka dimanapun Anda berada!!

" Satyaku Ku Darmakan Darmaku Ku Baktikan"

Sebelum saya membahas bagaimana cara cepat melatih pramuka anak disabilitas, saya juga ingin menceritakan pengalaman melatih dan membina anggota pramuka khusus anak disabilitas (Tunarungu dan Tunawicara). Singkat cerita, awalnya saya diminta melatih pramuka di Balai Rehabilitas Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara "Efata" Kupang Tahun 2019, pada saat itu saya sempat berpikir menolak tawaran tersebut, tetapi setelah berpikir, berdiam sejenak, pada akhirnya saya bersedia untuk menerima tawaran itu.

Tanpa berpikir panjang, saya langsung melatih mereka sesuai dengan metode dan teknik kepramukaan dan sesuai dengan pengalaman saya. Apa yang terjadi?, Saat melatih pada minggu pertama hampir-hampir saya kehilangan cara, beruntung pada saat latihan ada yang penerjemah bahasa isyarat yang bisa berkomunikasi dengan anggota pramuka disabilitas tersebut.

Pembina dan Anggota Pramuka "Rungu Wicara" Efata Naibonat Kupang

Dari permasalahan diatas, saya ingin berbagi tips awal dan cara cepat sebelum kakak-kakak pembina melatih dan membina anak disabilitas khusus Tunarungu dan tunawicara yaitu:

1. Percaya diri

Percaya diri sangat menentukan keberhasilan dan langkah awal anda dalam melakukan sesuatu. Percaya pada kemampuan anda di bidang kepramukaan. Tuangkan pengalaman anda dalam melatih, agar tidak kehilangan cara, oleh karena latihan pramuka dengan anak disabilitas berbeda jauh dengan latihan pramuka anak normal. Anak disabilitas membutuh sentuhan dan cara yang unik agar tidak kehilangan gairah mereka dalam berlatih. Saat bersamaan juga anda harus ramah dengan situasi yang dihadapi dalam berlatih. Tunjukan sikap anda kepada mereka, bahwa anda memiliki kemampuan dalam berlatih pramuka, sehingga dampaknya anak-anak disabilitas bergairah dan ramah dengan mereka.

2. Pelajari bahasa isyarat

Pelajari bahasa isyarat, seperti selamat pagi, selamat siang, salam pramuka dan bahasa isyarat (A- Z) dan lainnya. Memahami bahasa isyarat sangat menentukan apakah anda bisa berkomunikasi dengan anak disabilitas. Semua gerakan dan materi latihan pramuka disampaikan lewat bahasa isyarat. Sangat  fatal kalau kakak-kakak pembina tidak memahami bahasa isyarat tersebut. Minimal beberapa bahasa isyarat yang anda kuasai.

Latihan Semaphore Anggota Pramuka Rungu Wicara Efata Naibonat Kupang

Bahasa Isyarat A-z

2. Perbanyakkan game atau sejenis permainan yang menarik dan merangsang sensorik

Latihan pramuka untuk anak-anak disabilitas, perbanyakkan game yang bisa merangsang sensorik dan motorik mereka. Game atau permainan pilih sesuai dengan kondisi anak disabilitas. Misalnya game kucing mengejar tikus, game lompat vampir dan game lainya. Pelajari literatur atau game-game di youtube untuk mempermudah dan kalau tidak sesuai, anda mungkin bisa modifikasi game tersebut sesuai dengan anak disabilitas. Hindari materi-materi pramuka kaku. Saya yakin anda memiliki cara sendiri. Manfaatkan waktu istirahat untuk latihan gerakan pramuka.

4. Materi Latihan Pramuka

Materi latihan pramuka harus dimulai dengan sesederhana mungkin, perlahan tetapi pasti. Anda harus bisa membuat program latihan mingguan, bulanan, dan akhir tahun. Gunakan video dalam latihan untuk mempercepat anggota pramuka memahami materi yang anda berikan. Materi latihan seperti semaphore, PBB Tongkat, Pionering, Kompas, Kode morse. Materi tersebut sangat perlu didiskusikan dengan penerjemah di tempat anda. Supaya anggota pramuka memahami materi yang anda latih.

5.  Alat pramuka

Siapkan alat pramuka, dalam latihan tentunya membutuhkan alat yang bisa digunakan, sehingga mereka bisa memahami secara cepat materi yang dipelajari. Kerjasama dengan pihak terkait untuk mempersiapkannya. Anda juga bisa memodifikasi alat-alat latihan.


Latihan Membuat Tandu 

6. Evaluasi

Evaluasi latihan minimal satu bulan sekali, tujuannya untuk mengetahui sejauh mana penguasaan materi yang telah anda latih. Contoh melakukan ujian syarat kecakapan umum (SKU) dan Syarat kecakapan Khusus. Dalam melakukan evaluasi harus mempertimbangkan hasil pengamatan selama proses latihan. Hasil evaluasi, anak-anak disabilitas yang berprestasi diberikan penghargaan khusus, sehingga memotivasi mereka dalam latihan.

Sistematika latihan pramuka untuk anak-anak disabilitas adalah:

1. Pendahuluan
- Berdoa
- Sapa, contohnya selamat pagi
- Menjelaskan secara singkat atau  gambaran materi latihan
- Absen atau mengecek kehadiran anggota pramuka
- Mengecek kembali materi yang sudah dilatih sebelumnya.

2. Kegiatan Inti
Menyampaikan materi latihan secara sederhana dan dijelaskan secara perlahan

3. Penutup
- Membuat game atau permainan yang menarik, sesuai dengan materi latihan hari tersebut.
- Memberitahukan materi untuk pertemuan berikutnya
- Doa

Demikian tips dan cara melatih pramuka, khususnya untuk anak disabilitas, semoga bermanfaat.

Semua Anak mempunyai kesempatan dan berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Related Posts

No comments:

Post a Comment