Media Pendidikan BERWAWASAN Cerdas dan Berbudaya

Selamat datang di wartaloha**Semoga Bermanfaat** Terimakasih Atas Kunjungan Anda** Dengan Membaca Anda Dapat Menguasai Dunia** Senang Berkerjasama dengan Anda**Kontak Redaksi Wartaloha, HP:085239228098, flafianusjeadun188@gmail.com

Thursday, 16 May 2019

Berpendidikan Tinggi Tidak Cukup Tanpa Etika

| Thursday, 16 May 2019

                                        

Penulis: Guru SMA N 1 Fatuleu


BERPENDIDIKAN TINGGI TIDAK CUKUP TANPA ETIKA


Generasi muda adalah tulang  punggung bangsa  yang diharapkan di masa depan. yang akan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa, agar lebih baik. 

Bila dikaitkan dengan moral (bahasa latin moralitas) adalah istilah manusia menyebut ke manusia  atau orang lain dalam tindakan yang mempunyai nilai positif Manusia tidak memiliki moral  disebut amoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Dasar setiap usaha untuk menjadi orang kuat secara Moral adalah kejujuran. Karena tanpa kejujuran kita sebagai manusia tidak dapat maju melangkah dan belum berani menjadi diri kita sendiri, hal yang sama berlaku bagi sikap tenggang rasa dan mawas diri:tanpa kejujuran 2 (Dua)sikap tersebut lebih dari sikap berhati-hati dengan tujuan untuk tidak ketahuan maksud yang sebenarnya.

Menyebut kata etika tak jauh berbeda dengan bagaimana kita mengenal moral dalam kehidupan sehari-hari seperti sepeda motor, moral ialah buku petunjuk bagaimana kita harus memperlakukan sepeda motor, sedangkan etika memberikan pengertian tentang struktur dan teknologi sepeda motor. Menurut Ahmad Amin, Etika merupakan ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan manusia, menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukan jalan untuk melakukan apa yang harus diperbuat.

Etika perlu dibedakan dari ajaran moral,Ajaran moral ialah ajaran-ajaran, wejangan-wejangan, khotbah khotbah, patokan-patokan, kumpulan peraturan dan ketetapan yang diperoleh secara lisan atau tertulis tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindakan  agar menjadi manusia yang baik. Sedangkan Pengertian moral sendiri dalam  Hurlock (Edisi Ke-6,1990) mengatakan bahwa moral adalah perilaku yang sesuai dengan  kode moral kelompok social. 

Moral sendiri berarti tata cara, kebiasaan, dan adat. Perilaku moral dikendalikan konsep-konsep moral atau peraturan perilaku yang telah menjadi kebiasaan bagi anggota suatu budaya. Dalam dunia pendidikan, Banyak keterkaitan antara tingkah laku peserta didik yang sangat tidak memegang teguh etika sehingga  mengakibatkan moral yang tak dapat diteladani.

Tujuan utama etika tersebut adalah untuk menemukan, menentukan, membatasi, dan membenarkan kewajiban, hak, cita-cita moral  dari individu dan masyarakatnya, baik masyarakat pada umumnya, khususnya masyarakat profesi ”(Istighfarotur Rahmaniyah: 2009:62). Sebagai manusia kita harus selalu melakukan segala tindakan  berdasarkan etika yang diajarkan, termasuk didalamnya proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan.

Ada kesenjangan yang terjadi, bahwa penanaman untuk menanamkan nilai-nilai yang baik dan benar di sekolah pada proses pendidikan namun di keluarga dan masyarakat sebagai lapangan pendidikan tidak memberikan nilai-nilai etika  yang benar sebagai sebagai dasar yang mendidik .

Hal ini akan terus terjadi dari generasi ke generasi karena  pengaruhnya terus berlangsung dan menghasilkan kerusakan moral bagi generasi termasuk didalam pendidik. Karena itu,untuk menghasilkan krisis moral dalam dunia pendidikan maka secara internal  harus diterapkan model  pendidikan berkarakter yang berbasis pada firman Tuhan.

Suatu proses pendidikan yang  berjalan sesuai etika di masyarakat, ketika suatu pendidikan berbeda dengan system yang berlaku di masyarakat, maka pendidikan tersebut tidak akan bisa berkembang bahkan dijauhi oleh masyarakat dan akhirnya akan kehilangan eksistensinya.

Antara etika dan pendidikan sangatlah erat dikarenakan etika itu mengkaji bagaimana cara pembelajaran yang benar sedangkan pendidikan adalah usaha manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai nilai di dalam masyarakat dan kebudayaan, di sini jelas disebutkan ketika seseorang ingin memiliki pendidikan maka orang tersebut harus memiliki etika yang baik agar dapat diterima di masyarakat.

Mengapa etika dan moral sangat penting?, karena dalam kehidupan sehari-hari. sekolah dan bermasyarakat dan lain sebagainya harus didukung oleh sikap dan tutur kata yang baik dan tingkah laku (perbuatan) yang baik pula. Karena pada dasarnya seseorang akan melihat cara kita  berbicara dan tingkah laku kita saat berbicara  bukan memandang pendidikan yang kita raih melainkan etika dan sopan santun yang kita miliki. Bagaimana kita dapat berdialog dengan orang lain tanpa etika dan  sopan santun.

Editor: FJ



Related Posts

No comments:

Post a Comment