Saturday, 13 April 2019

Efek sinar Biru terhadap kesehatan mata pada anak dan cara pencegahannya


Efek sinar Biru terhadap kesehatan mata pada anak dan cara pencegahannya

Seorang Ibu pasti bahagia ketika melahirkan bayi sehat dan bermata jernih. Lewat sentuhan masalah, sang ibu bisa berkomunikasi dengan buah hati. Hanya saja, tak banyak yang menyadari jendela komunikasi ini rentan akan paparan sinar biru yang dibiasakan oleh benda di sekitar, seperti televisi, lampu neon, layar monitor komputer dan sinar matahari.

Banyak orang tua yang membiarkan anak-anak menonton televisi dari jarak kurang dari tiga menter. Mereka menganggap hal itu merupakan kebiasaan anak kecil yang bakal hilang setelah beranjak dewasa. Mereka tidak tahu bahwa sinar yang dipancarkan televisi menebar bahaya.

Ilustrasi Gambar


Dokter Rita Sitorus, spesialis mata pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menyatakan bahwa dalam waktu singkat sinar biru bisa mengakibatkan oksidasi asam lemak di retina, "jika terakumulasi , akan menyebabkan lakukan degenerasi pada saat dewasa", Dokter Rita Menjelaskan.

Makula degenerasi, kata Dokter Rita, adalah degenerasi pada sel saraf retina yang merupakan penyebab utama kebutaan. Makula degenerasi lebih banyak menimpa orang berusia lanjut. Tapi bukan tak mungkin kebiasaan buruk anak bisa mempercepat penyakit degenerasi Makula itu.

Perlindungan mata pada anak sangat rendah. Pada saat lahir, lensa relatif bening, sehingga sinar biru yang masuk tak bisa dicegah. Sampai usai dua tahun, sinar biru bisa mencapai retina sebanyak 70 %-80%. Pada usia 2-10 tahun berkurang jadi 60%-70%. Semakin tua kecil presentasi nya. ' Pada usia 60 tahun ke atas, hanya 20% sinar yang menembus retina"kata Dokter Rita.

Mata sangat berkaitan dengan otak. Dokter Dwi Putro Wibowo, ahli syaraf anak pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menegaskan bahwa fungsi visual adalah bagian dalam perkembangan kognitif. Mata memiliki peran penting terhadap stimulasi perkembangan otak dan kecerdasan.

" Perkembangan visual adalah jendela dalam sistem kecerdasan yang menjadi petunjuk penting bagi kebutuhan nutrisi otak", tutur dokter Dwi. Bila ingin anak anda tumbuh cerdas, lindumgilah matanya dengan baik. Karena itulah, mata bayi perlu diberikan perlindungan.

Salah satu cara, dengan memberikan nutrisi penting seperti vitamin A, AA-DHA, taurin dan lutein. Sumber utamanya Air susu ibu (ASI), sayangnya tak semua ibu bisa memberikan asi pada anaknya.

Artikel ini sangat bermanfaat bagi kita semua sebagai orang tua, supaya kita tetap menjaga kesehatan mata anak kita sehingga tidak cepat rusak.

Sumber: Gatra, 25 Juli 2007


EmoticonEmoticon