Friday, 1 February 2019

Politikus Muda, Melihat Dengan Mata Hati

Pemilu Tahun 2019, merupakan ajang kreasi dan adu gagasan orang muda. Politikus muda mengambil bagian dalam pesta demokrasi yang secara serentak dan pertama kali di laksanakan di indonesia. Pemilu Tahun 2019 dilaksanakan secara bersamaan pemilihan Presiden dan pemilihan legislatif (DPRI, DPD, DPRD).

Hampir seluruh partai yang ikut dalam pesta demokrasi tahun 2019 memiliki calon pontesial atau calon unggulan seperti politisi muda. Dengan tujuan untuk mendulang suara kelompok milenial baik yang sudah pernah mengikuti pemilihan umum pada tahun 2014 maupun kelompok milenial yang baru pertama kali mengikuti pemilu pada tahun 2019. Daya tarik dan dukungan kelompok milenial inilah yang membuat seluruh partai mengusung politisi muda.

Politisi muda harus berperan aktif dalam mengampanyekan visi dan misi partai sehingga bisa menang pada pemilihan anggota legislatif tahun 2019 mendatang. Memang ada keraguan bagi masyarakat PEMILIH terhadap kemampuan dan pengalaman politisi muda. Keraguan tersebut harus bisa di jawab, merupakan hal wajar saja, karena dari segi pengalaman berpolitik banyak juga yang baru belajar di dunia perpolitikan di indonesia. Tuntutan tersebut muncul dari masyarakat itu sendiri.

Kemudian, Apa yang harus di lakukan oleh para politisi supaya bisa mendapatkan suara dari masyarakat?, untuk menjawabnya semestinya politisi muda harus berperan aktif. Tujukan identitas dan kemampuan anda, idealis, gagasan yang sifatnya inovasi, kreatif dan berbudaya. Supaya masyarakat tertarik dan bisa memilih anda pada pemilihan umum nanti.

Perlu di ketahui bahwa pemilu tahun 2019 di ikuti 16 partai nasional dan 4 partai lokal aceh. Sungguh menarik bukan.....!, diantara 16 partai Nasional tersebut,  beberapa diantaranya adalah partai baru yang ikut dalam pesta demokrasi yang di laksanakan 5 tahun sekali. Adapun partai baru yang ikut yaitu: Partai Perindo, Partai Berkarya, PSI, Partai Garuda dan di ikuti Partai Bulan Bintang dan juga partai lainnya.
Partai baru harus bekerja keras pada pemilu tahun 2019, oleh karena itu hampir seluruh partai sudah turun ke masyarakat dalam rangka mensosialisasikan visi dan misi partainya.

Politikus Harus melihat dengan Mata Hati

Fungsi Mata untuk melihat berbagai persoalan atau masalah kesenjangan sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Bukan hanya masalah sosial saja tetapi masalah infrastruktur seperti jalan raya yang tidak kunjung habis diperbaiki oleh Pemerintah selama ini. Ini menjadi tanggung jawab para caleg muda untuk memperjuangkan dan tuntas pada persoalan tersebut, sehingga dengan infrastruktur jalan yang baik dan tidak rusak, akan memperlancar roda perekonomian masyarakat dan arus barang hasil pertanian bisa dipasarkan dengan efesien dan masyarakat memiliki keuntungan secara ekonomis.

Masalah infrastruktur pendidikan seperti gedung sekolah yang rusak parah akan menghambat proses kegiatan belajar mengajar. Masalah tersebut juga harus mendapat perhatian bagi para caleg muda ketika nanti terpilih dan masih banyak masalah yang semestinya diperjuangkan oleh para politisi muda.

Ketika para politisi melihat berbagai persoalan diatas, maka selanjutnya hati dan pikiran para politisi harus mengambil langkah sesegera mungkin. Sehingga persoalan ini tidak hanya lewat janji politik semata tetapi harus diperjuangkan di rumah parlemen yang terhormat. 

Kesimpulannya, bagi para caleg muda harus bisa memperjuangkan segala bentuk aspirasi masyarakat , dengan tujuan untuk mengembalikan citra Para politisi selama ini yang dipandang masih kurang maksimal dalam bekerja dan jangan hanya mengumbar janji hanya tinggal janji. (Fian)



EmoticonEmoticon