Monday, 14 January 2019

Hindari Dampak Buruk Kipas Angin

Hindari Dampak Buruk Kipas Angin

Tidur dengan kipas angin, menyala semalam bisa berdampak buruk untuk tubuh manusia. Salah satunya bisa menyebabkan gangguan paru-paru jika mengunakan kipas angin dalam waktu yang panjang.

1. Gangguan Pernapasan

Para ahli mengatakan kipas angin dapat memberikan efek gangguan pernapasan pada sebagaian orang. Secara tak langsung, kipas angin dapat membantu menyebar debu halus yang ada disekitar kamar kita. Bayangkan jika kamar kita memiliki banyak debu. Maupun dengan kita yang memiliki alergi atau asma. Pastinya tidak akan nyaman, bukan?

2. Tubuh Kekurangan Oksigen

Dampak negatif pertama yang terjadi pada tubuh jika sering tidur mengunakan kipas angin adalah tubuh akan kekurangan oksigen. Hal ini terjadi apabila arah kipas angin langsung ditujukan ke wajah, terkena hidung, dan mulut didalam ruangan yang tidak memiliki ventilasi. Alhasil, udara berputar-putar didalamnya tidak diperbaharui sehingga oksigen tidak berfungsi dengan baik ketika dihirup tubuh kita.

3. Suhu Tubuh Menurun Drastis

Saat hembusan angin menerpa tubuh kita di dalam kamar, suhu tubuh kita akan menurun. Hal ini pasti belum berbahaya. Hanya saja, saat sudah lebih adem, kadang kipas angin masih berputar  dan menurunkan suhu tubuh kita menjadi lebih rendah lagi. Terutama saat dalam keadaan tidur. Hasilnya suhu tubuh kita bisa saja menurun dratis. Nah, umumnya, kondisi ini secara tiba-tiba pada saat tekanan darah dan sistem pernapasan lagi terganggu. Dampak fatal, sebab bisa menggangu fungsi jantung dan paru-paru dalam tubuh

4. Dehidrasi

Bahaya selanjutnya ialah kita akan mengalami dehidrasi bahkan hipotermia. Ke jadian ini pernah dijabarkan oleh Dr. Hendra Ali, ahli syaraf. Menurut dokter Ali, ketika seseorang berada dalam ruangan dingin dalam waktu yang lama, maka tubuh akan mengalami kekeringan akibat dari kerja udara dingin yang menyerap air dalam tubuh. Nah, apalagi terjadi terus menerus sepanjang malam, maka kelembaban tubuh akan menurun sampai akhirnya kita merasa kehausan bahkan dehidrasi. Ada kemungkinan juga terserang gejala hipotermia.

5. Penyakit Bell Palsy

Jangan anggap remeh soal dampak negatif memakai kipas angin. Kamu bisa saja terserang penyakit yang disebut bell palsu. Ini adalah penyakit dimana sistem syaraf wajah berubah menjadi tegang,sulit senyum, dan susah berekspresi. Hal ini diakibatkan suhu dingin yang fokus menerpa bagian wajah secara terus menerus sepanjang malam. Nah, Samuel Zylgwyn kabarnya pernah mengidap bell'spalsy pada tahun 2010 lalu. Meski sembuh dengan antibiotik, sebenarnya sejauh ini, belum ditemukan penelitian ilmiah bagaimana cara mencegah Bell' s palsu ini. Namun samuel Zylgwyn pernah memperingatkan agar jangan terkena udara dingin terlalu sering, terutama yang langsung menyerang wajah kita. 

6. Menyebabkan Kematian

Nah, bahaya paling fatal bila seseorang sering terkena kipas angin adalah mereka bisa mengalami kematian mendadak. Catatan penting, kipas angin pembunuh ini datang saat kita mengunakan kipas angin sepanjang malam selama tertidur diruangan yang tidak terdapat ventilasi udara. Penjelasannya, peristiwa ini disebabkan karena adanya peningkatan kadar Co2 dan penurunan O2 dalam ruangan.

Artikel diatas sudah ditayang di Trimbunjambi, penulis ingin memaparkan kembali artikel ini,  kepada pembaca supaya menambah wawasan dan paham akan akibat dari pengaruh kipas angin dan cara mencegahnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pengujung setia di blog ini.

Sumber: Pos Kupang




EmoticonEmoticon