Skip to main content

Guru Tidak Boleh Marah Ketika Di Nilai Oleh Siswa


Salam Inspirasi!!!

Guru Tidak Boleh Marah Kalau Di Nilai Oleh Siswanya

Pada Kesempatan ini saya akan membahas topik tersebut diatas, karena banyak fakta terjadi sekarang, dari sekian banyak guru di republik, ada juga oknum guru marah kalau siswa menilainya cara mengajar atau model yang dipakainya dalam proses pembelajaran di kelas, yang hasilnya tidak memuaskan oleh sebagaian siswa. 

Tulisan ini bukan hasil penelitian, tetapi opini atau pendapat dan hasil pengamatan penulis. Penting sekali di kupas tuntas tentang fenomena yang terjadi disekolah untuk perubahan paradigma guru khususnya, dalam proses pembelajaran di kelas.

Guru adalah ujung tombak pembangunan manusia dalam Mencerdaskan generasi bangsa ini supaya mampu menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang semakin moderen. Tuntutan dan tanggung jawab yang dipercayakan ini, guru semestinya  memiliki wawasan yang luas khusunya dalam memahami karakteristik peserta didik di sekolah, tempatnya mengajar.

Tugas Guru mendidik, mengajar, melatih dan tugas lainya, merupakan tugas sangat kompleks yang harus di laksanakan di sekolah. Paradigma guru dalam mengajar semestinya mengedepan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sehingga materi pembelajaran yang ditransferkan kepada siswa benar-benar dipahami dan dimengerti oleh peserta didik.

Dalam kurikulum 2013 Sudah ada format penilaian siswa terhadap guru begitu pun sebaliknya guru juga menilai siswa secara detail. Tetapi setelah direvisi format penilaian tersebut sudah tidak dipakai lagi. Implementasi kurikulum 2013 disetiap sekolah hampir seluruhnya sudah melaksanakan kurikulum 2013. Tetapi sejauh mana hasil yang dicapai selama ini. Apakah sudah menciptakan output generasi yang cerdas dan siap menghadapi tantangan zaman?, Penulis tidak memiliki data tentang hal tersebut

Apa Keuntungan ketika guru memberikan kebebasan siswa dalam hal menilai cara mengajarinya? 

Guru kemungkinan tidak bisa memahami apakah cara mengajarnya di kelas sudah baik dan sudah sesuai kurikulum 2013. Perangkap mengajar yang dipakai oleh guru mungkin sesuai dengan standar isi dan Standar  proses pembelajaran. Akan tetapi ada sisi lain yang harus dinilai oleh siswa. Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk menilai cara mengajarnya merupakan langkah yang tepat untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan kemajuan guru dalam mengajar.

Cara menilai mungkin secara kualitatif, misalnya hasil pengamatan siswa dalam proses pembelajaran. Guru memberikan format penilaian untuk dinilai oleh siswa, Kemudian diakhir bulan atau dalam satu semester kumpulkan hasil penilaian tersebut untuk di tindak lanjuti. Hasil penilaian merupakan bahan evaluasi guru dan refleksi untuk perubahan dari cara mengajar sesuai dengan hasil penilaian tersebut.

Guru Tidak Boleh Marah terhadap hasil penilaian siswa, kemudian mendikte siswa tersebut bahkan nilanya di kurangi bahkan ada siswa yang tidak lulus dalam satu semester berjalan. Ironisnya siswa banyak siswa yang tidak naik kelas, akibat terlalu lancang menilainya gurunya. Kalau seperti ini terjadi, maka dapat simpulkan bahawa guru belum membuka diri. 

Guru dan siswa sama-sama mengalami proses belajar, apalagi di esra perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin maju. Hampir seluruh siswa sekarang selalu memiliki handphone yang sudah akses internet. Kemungkinan siswa dapat mengetahui dengan cepat materi pembelajaran yang diajarkan guru. Oleh karena itu guru tidak boleh melek teknologi tetapi harus sesuai tuntutan zaman. Peranan guru hanya sebagai motivator dalm proses pembelajaran, sehingga memberikan peluang kepada siswa untuk mengasah kemampuannya dalam memahami materi yang diberikan oleh gurunya.

Kesimpulan adalah guru semestinya membuka diri kepada siswa. Guru Tidak Boleh Marah Kalau cara mengajarnya dinilai oleh siswa. Karena semakin guru membuka diri maka siswa bukanlah objek dari pembelajaran tetapi siswa juga sebagai subjek dari proses pembelajaran. Baik guru maupun siswa saling menilai.



Comments

Popular posts from this blog

Contoh:Tanya Jawab dan Ulang Janji, Pelantikan Anggota Baru dan Penegak Bantara Gerakan Pramuka

Tanya Jawab dan Ulang Janji Pelantikan calon Pramuka Penegak Gugus Depan 0407-0408 SMA N 1 Fatuleu Tahun 2018
Dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa pada Hari ini, Minggu 28 Oktober Tahun 2018, Atas Nama Gerakan Pramuka Gugus Depan 0407-0408 SMA N 1 FATULEU:
Pembina:
siap dan bersediakah adik-adik untuk dilantik menjadi calon Pramuka Penegak, serta bersediakah mengabdi tampa pamrih demi kemajuan gerakan pramuka Ambalan SMA NEGERI 1 Fatuleu?
Calon Penegak:
siap...bersedia

Baca Juga:
Ingin Membuat Website//blog punya Sendiri, Beli Domain Gratis dan Termurah di Domosquare.com
Pembina:
Sebelum pengucapan Janji dimohon kesediaan adik-adik menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
Pembina: Bersediakah adik-adik mengabdi dan berbakti kepada bangsa dan Negara indonesia
Calon penegak: siap Bersedia..!
Pembina: Siapakah adik -adik sekalian ikut serta dalam membangun masayarakat serta bertanggungjawab, berdisiplin ilmu dan berwatak Pancasila?
Calon Penegak: siap..bersedia
Pembina: Bersediakah adi…

10 Ciri-ciri Anak Sehat & Tanda-tanda Gangguan Kesehatan

Pernahkah anda tau, bahwa anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan usianya, dan sebaliknya anak mengalami ganguan kesehatan baik secara jasmani maupun mental. Anda sebagai orang tua harus mengetahui secara pasti berkaitan perkembangan dan pertumbuhan anak anda.
Oleh karena itu di bawah ini akan dijelaskan secara ringkas berkaitan dengan ciri-ciri anak sehat dengan tanda -tanda gangguan kesehatan pada anak
A.ciri-ciri anak sehat yaitu: 
1.Berat badan dan tinggi badan secara teratur 2.Tangkas gesit dan gembira 
3.Mata bersih dan bersinar
4.Nafsu makan baik serta bibir, lidah dan pernafasan tidak berbau 
5.Waktu istirahat secara teratur
 6.Kulit dan rambut bersih serta tidak kering 
7.Emosional

Baca Juga: Sebanyak 8946 Calon Peserta PPG Tahap 3 Sudah Konfirmasi

Baca Juga:Memilih Hukuman Fisik atau Tanpa Kekerasan Dalam Pendewasaan Anak Didik

Baca Juga:Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Taha 1 Prov. NTT 2019
B.Tanda-tanda gangguan kesehatan pada anak yaitu: 
1.lekas lelah dalam …

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP), CPNS Tahun 2019

Semoga Anda Sukses Lolos CPNS 2019
CONTOH SOAL TKP HOTS 1

1. Pagi ini seperti biasanya anda selalu sibuk dengan rutinitas di pekerjaan sebagai seorang customer service pada sebuah rumah sakit pemerintah. Ketika anda sedang asik bekerja datanglah seorang ibu-ibu tua yang ingin menanyakan prosedur penggunaan BPJS kesehatan untuk proses rawat inap anaknya yang sedang sakit dan membutuhkan perawatan secepatnya agar sakitnya tidak bertambah parah, Setelah anda menjelaskan panjang lebar dengan bahasa yang mudah dimengerti beberapa kali kepada sang ibu namun ternyata ibu tersebut tampak sangat kebingungan dan mengatakan bahwa dia tidak mengerti sama sekali dengan prosedur yang anda jelaskan, bagaimana sikap anda...

A. Menjelaskan secara pelan pelan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh ibunya agar dia tahu maksud dari apa yang anda jelaskan

B. Menjelaskan dengan sabar sembari mengajak sang ibu untuk tenang terlebih dahulu agar lebih fokus ketika anda menjelaskan, jika masih kebingungan anda …