Skip to main content

Pentingnya Penerapan Sapta Pesona di Daerah Pariwisata

Penerapan Sapta pesona dalam Kehidupan sehari-hari pada dasarnya juga merupakan bagian dari Gerakan Disiplin Nasional yang kita gagasan dewasa ini. Dengan demikian sapta pesona tidak ditunjukan untuk kepentingan kepariwisataan, tetapi lebih banyak untuk kepentingan bangsa dan negara ini.

Dari pernyataan diatas bahwa penting penerapan sapta pesona di daerah pariwisata khusus di NUSA
Tenggara Timur. Karena setiap daerah memiliki lokasi pariwisata yang perlu ditata secara baik untuk meningkatkan pendapatan daerah dan memajukan perekonomian nasional.

Penerapan sapta pesona dalam Kehidupan sehari-hari seharusnya tidak menemui kendala, karena ketujuh unsur tersebut merupakan bagian dari ajaran agama yang dianut dimasyarakat indonesia dan merupakan bagian dari budaya bangsa Indonesia yang telah diajarkan sejak kecil baik dilingkungan sekolah maupun keluarga.

7 Sapta Pesona yaitu:

1. Aman

Aman dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang memberikan suasana dan rasa tentram yang bebas dari rasa kawatir terhadap keselamatan diri dan harta benda seseorang. Kalau dilihat dari sudut panda dunia pariwisata aman dalam fasilitas yang disiapkan ditempat pariwisata.
Usaha-usaha yang dilakukan adalah sebagai berikut:
  1. Tanggap terhadap keluhan, pernyataan dan informasi     yang dibutuhkan wisatawan
  2. Menyediakan dan membina satuan pengamanan dibeberapa objek wisata terutama yang retan terjadi  bahaya seperti di pantai, danau, hutan-hutan wisata dan tempat wisata lainya yang perlu dijamin keamananya.
  3. Membina masyarakat setempat untuk turut menjaga dan memelihara keamanan dilingkunganya.
  4. Memasang tanda-tanda peringatan
  5. Membentuk kelompok dan dibina terutama dilingkungan pusat pariwisata.

2. Tertip

Kondisi yang harus diciptakan adalah suatu kondisi yang mencerminkan suasana yang serba teratur dan tertib dalam semua kehidupan masyarakat, misalnya lalu lintas yang tertib serta lancar, lingkungan yang bersih dan teratur, ruang kantor yang tertib, tepat waktu dam pelayanan sesuai dengan peraturan sehingga menyenangkan bagi para wisatawan
Keteladanan untuk menegakan dan mematuhi peraturan yang berlaku seperti tertip dan sopan dalam berkomunikasi, meningkatkan keterampilan dan penampilan dan membina pedagang agar lebih tertipu dalam melakukan kegiatan ekonomi di tempat pariwisata.

3. Bersih

Kondisi bersih yang harus diciptakan terutama meliputi hal-hal sebagai berikut:
  1.  Kebersihan diri secara fisik, pakaian untuk menarik wisatawan yang berkunjung ketempat pariwisata
  2. Kebersihan makanan dan minuman serta alat pengyajianya
  3.  Kebersihan disemua objek pariwisata seperti hotel, restoran, angkutan wisata dan wc umum
  4. Penyediaan tempat sampah
  5. Penyediaan tempat pembuangan sampah dan angkutan sampah

4. Sejuk

Yang dimaksud dengan sejuk adalah suatu suasana lingkungan yang aman dan nyaman ditanami dengan berbagai macam pohon dan tanaman yang ditata secara rapi dan bersih, dirawat dengan baik, sehingga menciptakan suasana yang rindang, teduh, dan nyaman serta pemandangan yang indah.

5. Indah

Indah adalah suatu kondisi atau lingkungan yang dapat membuat seseorang dan terpesona bila memandangnya

6. Ramah

Ramah adalah suatu sikap dan prilaku sesorang yang mencerminkan sifat akrab dalam pergaulan, sopan dalam berbicara, murah senyum, suka membantu hati yang tulus

7. Kenangan

Seseorang yang didapat dari pengalamanya, kenangan yang indah dan tidak mudah dilupakan. Pelayanan yang ramah dan lingkungan yang bersih serta nyaman dikunjung membuat para wisatawan memperoleh kenangan yang baik setelah berkunjung dari lokasi tersebut.

Kesimpulan dari tujuh Sapta Pesona diatas, maka semua daerah pariwisata di indonesia khususnya daerah NTT, harus memahami sapta pesona sehingga bisa menciptakan daerah pariwisata yang banyak diminati wisatawan asing maupun lokal. Terus tingkatkan pelayanan di dunia pariwisata karena untuk mendapatkan banyak wisatawan perlu ada kerjasama yang dari setiap elemen bangsa, mulai dari pengusaha, masyarakat setempat, pemerintah dan para wisatawan. Meningkatkan pelayanan yang Ramah, Bersih, tertib dan serba cepat.

Sumber: Buku saku Pariwisata NTT

Buku Saku Pariwisata NTT





Comments

Popular posts from this blog

Pelantikan Pengurus Osis dan Pengurus MPK SMA NEGERI 1 FATULEU Tahun 2018

Oelmasi-wartaloha. com. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Fatuleu Telah melantik Pengurus Osis periode 2018-2019. Pelantikan berlansung pada hari Senin, 24 September 2018, dilapangan SMA Negeri 1 Fatuleu. 
Upacara pelantikan dibuka oleh kepala sekolah SMA N 1 Fatuleu, dalam sambutannya, Drs. Ambrosius Pan menyatakan,  "Osis merupakan organisasi yang ada di sekolah ini, sehingga saya berharap badan pengurus Osis yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik secara kronologis dan sinkron dengan semua program yang ada di sekolah dan juga program Osis harus bisa membawa perubahan bagi perkembangan sekolah kita dan ditularkan dengan baik. Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada  pengurus Osis yang lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik, walaupun masih ada kekurangan dalam menjalankan tugas selama ini terutama berkaitan dengan eksistensi kita di tingkat propinsi", ujar Kepala Sekolah.
Pada kesempatan yang sama juga ketua Osis terpilih Emanuel Yudi…

Apakah Anda Belum Mahir Menjadi Pembina PRAMUKA?, Mungkin Ini solusinnya!

Kurikulum 2013 mewajibkan Kegiatan pramuka diseluruh sekolah di tanah air. Pramuka menjadi kegiatan ekstra kurikuler wajib yang harus dilaksanakan disetiap sekolah mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Madrasah bahkan sampai Perguruan tinggi, kebijakan tersebut tertuang dalam
Keputusan Presiden RI Nomor 238 Tahun 1961 berbunyi: bahwa Gerakan Pramuka sebagai kelanjutan dan Pembaharuan Gerakan Kecanduan Nasional serta bertanggungjawab atas kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang di topang oleh empat Pilar wawasan Kebangsaan, yaitu
1. Ideologi Pancasila
2. Undang-Udang Dasar 19945
3. Bhineka Tunggal Ika
4. Negara Kesatuan Republik Indonesia
Dengan asas Pancasila, Gerakan Pramuka Menyelenggarakan Pendidikan kaum Muda Sebagai kaderisasi Kepemimpinan Masa depan bangsa dan negara.
Untuk memperjelas arah dan eksistensi Gerakan Pramuka di indonesia, maka dibentuk Undang-undang Gerakan Pramuka Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka adalah organisasi yang menyel…

Dinamika Pemilihan Ketua Osis SMA NEGERI 1 FATULEU Tahun 2018, Berlansung Alot, layaknya Pemilihan Umum

Oelmasi, wartaloha.com- SMA Negeri 1 Fatuleu telah memilih Ketua Osis yang baru, Jumat, 14 September tahun 2018, berlansung di Aula SMA NEGERI 1 FATULEU, mulai pukul 10.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT.

Sejumlah pesertadidik serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, pembina Osis, Pembina Pramuka SMA NEGERI 1 FATULEU turut hadir dalam Rapat Umum Anggota  (RUA), untuk memilih Ketua Osis periode 2018/2019. Dalam Arahan Kepala Sekolah SMA NEGER1 1 FATULEU, Drs. Ambrosius Pan  mengatakan;

"Pesan saya, yang menjadi calon Ketua Osis harus prestasi secara akademik serta memiliki sikap dan prilaku yang baik dan saya juga mengucapkan terimakasih untuk Ketua Osis periode 2017/2018, yang telah melaksanakan tugas dengan baik".

OSIS merupakan organisasi tingkat sekolah yang tujuannya mengasah kemampuan dan bakat yang dimiliki siswa, sehingga menjadi siswa yang berkarakter dan mampu berorganisasi dengan baik. 
SMA Negeri 1 Fatuleu, melaksanakan pemil…