Skip to main content

STOP Hoaxs! Tingkatkan Literasi


Stop Hoax! Tingkatkan literasi!. 

Pertanyaan apakah masyarakat bisa menghentikan Hoax?, yang pastinya pertanyaan tersebut susah dijawab dengan sepengal kalimat. Seperti yang terjadi sekarang ini, banyak gaduh karena hoax. Kasus yang menimpa Aktivis Ratna Sarumpaet diduga kasus Hoax,  semakin ramai diberitakan di media sosial, Media cetak, TV dan media sosial lainya.
Kasuh tersebut merupakan salah satu contoh dari sekian kasus yang terjadi di negara ini. Masyarakat indonesia semakin hari semakin bingung menerjemahkan hoax memangnya seperti apa itu Hoax!, penulis saja bingung dengan Hoax, pembaca yang setia mungkin bingung atau bisa diterjemahkan belum memahami tentang arti hoax yang sebenarnya.
Oke, penulis coba mencari sumber lainya tentang pengertian Hoax, supaya pembaca jangan salah mengartikan hoax.

1. Pengertian Hoax

Hoax sebuah tipuan atau dusta, sengaja di buat untuk menyamar sebagai kebenaran.
Secara etimologi;
Inggris filosof Robert Nares (1757-1829) mengatakan kata tipuan diciptakan pada akhir abad ke-18 sebagai kontradiksi dari kata silap yang berarti "untuk menipu", "untuk memaksa".
Robert Nares mendefinisikan kata Hoax sebagai " curang", berasal dari buku Thomas Ady 1656, A candle in the dark atau risalah tentang sifat sihir dan santet.
Menurut kamus besar bahasa indonesia; Hoaxs; infomasi tidak benar
           ; Berita bohong
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan Hoaxs dalam pengertian bahasa indonesia diartikan sebagai berita bohong yang kebenarannya belum teruji atau palsu dan tidak dapat dipercaya.

2. Literasi

Istilah literasi dalam bahasa indonesia merupakan kata serapan dari bahasa inggris Literacy yang secara etimologi berasal dari bahasa latin literatus yang berarti orang yang membaca.
Menurut UNESCO Literasi adalah seperangkat keterampilan nyata, khususnya keterampilan kognitif, membaca dan menulis, yang terlepas dari konteks dimana keterampilan itu diperoleh dari siapa serta cara memperolehnya.
Dari pengertian diatas belajar juga apa yang dimaksud dengan literasi media, literasi media adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis dan megkontrusikan pencitraan media

3. Stop Hoax Tingkatkan Literasi

Apa maksud dari stop Hoaxs tingkatkan literasi. Penulis berpendapat sebelum masyarakat memberitakan sebuah kasus atau suatu kejadian, terlebih dahulu harus mengetahui apakah itu berita bohong atau berita benar-benar terjadi. Contohnya sebuah berita atau seseorang dengan sengaja menciptakan hoax, lalu masyarakat lansung percaya dengan yang dikatakan oleh orang tersebut tampa mencari tau kebenaran informasi, langsung mengatakan itu benar. Kalau seperti kasus tersebut bisa-bisa fatal dan berakibat pada kasus hukum kalau sumbernya Hoaxs.
Cara mencegahnya adalah masyarakat rajin membaca dan mencari kebenaran informasi tersebut sehingga jangan salah mengunakanya. Mencerna lebih jauh  informasi yang anda dapat, entah dari mana sumbernya.

Rendahnya literasi akan berdampak pada banyaknya kasus Hoaxs yang terjadi, sehingga masyarakat diharapkan rajin membaca, menyimak dan memahami perbedaan informasi Hoaxs dan informasi fakta, sehingga jangan salah informasi. 

Dengan diberlakunya Kurikulum 2013, salah satu langkah kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu mewajibkan setiap lembaga pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas lima belas menit sebelum kegiatan inti pembelajaran, peserta didik wajib membaca buku pelajaran atau buku sumber lainya. Ini salah satu bentuk langkah awal mencegah berita hoax sehingga perserta didik dibiasakan membaca dan memahami informasi yang didapat entah  sumbernya dari mana saja.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membacanya.



Popular posts from this blog

Pelantikan Pengurus Osis dan Pengurus MPK SMA NEGERI 1 FATULEU Tahun 2018

Oelmasi-wartaloha. com. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Fatuleu Telah melantik Pengurus Osis periode 2018-2019. Pelantikan berlansung pada hari Senin, 24 September 2018, dilapangan SMA Negeri 1 Fatuleu. 
Upacara pelantikan dibuka oleh kepala sekolah SMA N 1 Fatuleu, dalam sambutannya, Drs. Ambrosius Pan menyatakan,  "Osis merupakan organisasi yang ada di sekolah ini, sehingga saya berharap badan pengurus Osis yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik secara kronologis dan sinkron dengan semua program yang ada di sekolah dan juga program Osis harus bisa membawa perubahan bagi perkembangan sekolah kita dan ditularkan dengan baik. Pada kesempatan ini juga saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada  pengurus Osis yang lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik, walaupun masih ada kekurangan dalam menjalankan tugas selama ini terutama berkaitan dengan eksistensi kita di tingkat propinsi", ujar Kepala Sekolah.
Pada kesempatan yang sama juga ketua Osis terpilih Emanuel Yudi…

Apakah Anda Belum Mahir Menjadi Pembina PRAMUKA?, Mungkin Ini solusinnya!

Kurikulum 2013 mewajibkan Kegiatan pramuka diseluruh sekolah di tanah air. Pramuka menjadi kegiatan ekstra kurikuler wajib yang harus dilaksanakan disetiap sekolah mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Madrasah bahkan sampai Perguruan tinggi, kebijakan tersebut tertuang dalam
Keputusan Presiden RI Nomor 238 Tahun 1961 berbunyi: bahwa Gerakan Pramuka sebagai kelanjutan dan Pembaharuan Gerakan Kecanduan Nasional serta bertanggungjawab atas kelestarian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang di topang oleh empat Pilar wawasan Kebangsaan, yaitu
1. Ideologi Pancasila
2. Undang-Udang Dasar 19945
3. Bhineka Tunggal Ika
4. Negara Kesatuan Republik Indonesia
Dengan asas Pancasila, Gerakan Pramuka Menyelenggarakan Pendidikan kaum Muda Sebagai kaderisasi Kepemimpinan Masa depan bangsa dan negara.
Untuk memperjelas arah dan eksistensi Gerakan Pramuka di indonesia, maka dibentuk Undang-undang Gerakan Pramuka Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka adalah organisasi yang menyel…

Dinamika Pemilihan Ketua Osis SMA NEGERI 1 FATULEU Tahun 2018, Berlansung Alot, layaknya Pemilihan Umum

Oelmasi, wartaloha.com- SMA Negeri 1 Fatuleu telah memilih Ketua Osis yang baru, Jumat, 14 September tahun 2018, berlansung di Aula SMA NEGERI 1 FATULEU, mulai pukul 10.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT.

Sejumlah pesertadidik serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, pembina Osis, Pembina Pramuka SMA NEGERI 1 FATULEU turut hadir dalam Rapat Umum Anggota  (RUA), untuk memilih Ketua Osis periode 2018/2019. Dalam Arahan Kepala Sekolah SMA NEGER1 1 FATULEU, Drs. Ambrosius Pan  mengatakan;

"Pesan saya, yang menjadi calon Ketua Osis harus prestasi secara akademik serta memiliki sikap dan prilaku yang baik dan saya juga mengucapkan terimakasih untuk Ketua Osis periode 2017/2018, yang telah melaksanakan tugas dengan baik".

OSIS merupakan organisasi tingkat sekolah yang tujuannya mengasah kemampuan dan bakat yang dimiliki siswa, sehingga menjadi siswa yang berkarakter dan mampu berorganisasi dengan baik. 
SMA Negeri 1 Fatuleu, melaksanakan pemil…