Media Berwawasan dan Berbudaya


Sunday, 14 October 2018

STOP Hoaxs! Tingkatkan Literasi

| Sunday, 14 October 2018

Stop Hoax! Tingkatkan literasi!. 

Pertanyaan apakah masyarakat bisa menghentikan Hoax?, yang pastinya pertanyaan tersebut susah dijawab dengan sepenggal kalimat. Seperti yang terjadi sekarang ini, banyak gaduh karena hoax. Kasus yang menimpa Aktivis Ratna Sarumpaet diduga kasus Hoax,  semakin ramai diberitakan di media sosial, Media cetak, TV dan media sosial lainya.
Kasuh tersebut merupakan salah satu contoh dari sekian kasus yang terjadi di negara ini. Masyarakat indonesia semakin hari semakin bingung menerjemahkan hoax memangnya seperti apa itu Hoax!, penulis saja bingung dengan Hoax, pembaca yang setia mungkin bingung atau bisa diterjemahkan belum memahami tentang arti hoax yang sebenarnya.
Oke, penulis coba mencari sumber lainnya tentang pengertian Hoax, supaya pembaca jangan salah mengartikan hoax.

1. Pengertian Hoax

Hoax sebuah tipuan atau dusta, sengaja di buat untuk menyamar sebagai kebenaran.
Secara etimologi;
Inggris filosof Robert Nares (1757-1829) mengatakan kata tipuan diciptakan pada akhir abad ke-18 sebagai kontradiksi dari kata silap yang berarti "untuk menipu", "untuk memaksa".
Robert Nares mendefinisikan kata Hoax sebagai " curang", berasal dari buku Thomas Ady 1656, A candle in the dark atau risalah tentang sifat sihir dan santet.
Menurut kamus besar bahasa indonesia; Hoaxs; infomasi tidak benar
           ; Berita bohong
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan Hoaxs dalam pengertian bahasa indonesia diartikan sebagai berita bohong yang kebenarannya belum teruji atau palsu dan tidak dapat dipercaya.

2. Literasi

Istilah literasi dalam bahasa indonesia merupakan kata serapan dari bahasa inggris Literacy yang secara etimologi berasal dari bahasa latin literatus yang berarti orang yang membaca.
Menurut UNESCO Literasi adalah seperangkat keterampilan nyata, khususnya keterampilan kognitif, membaca dan menulis, yang terlepas dari konteks dimana keterampilan itu diperoleh dari siapa serta cara memperolehnya.
Dari pengertian diatas belajar juga apa yang dimaksud dengan literasi media, literasi media adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis dan megkontruksikan pencitraan media

3. Stop Hoax Tingkatkan Literasi

Apa maksud dari stop Hoaxs tingkatkan literasi. Penulis berpendapat sebelum masyarakat memberitakan sebuah kasus atau suatu kejadian, terlebih dahulu harus mengetahui apakah itu berita bohong atau berita benar-benar terjadi. Contohnya sebuah berita atau seseorang dengan sengaja menciptakan hoax, lalu masyarakat langsung percaya dengan yang dikatakan oleh orang tersebut tanpa mencari tau kebenaran informasi, langsung mengatakan itu benar. Kalau seperti kasus tersebut bisa-bisa fatal dan berakibat pada kasus hukum kalau sumbernya Hoaxs.
Cara mencegahnya adalah masyarakat rajin membaca dan mencari kebenaran informasi tersebut sehingga jangan salah mengunakanya. Mencerna lebih jauh  informasi yang anda dapat, entah dari mana sumbernya.

Rendahnya literasi akan berdampak pada banyaknya kasus Hoaxs yang terjadi, sehingga masyarakat diharapkan rajin membaca, menyimak dan memahami perbedaan informasi Hoaxs dan informasi fakta, sehingga jangan salah informasi. 

Dengan diberlakunya Kurikulum 2013, salah satu langkah kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu mewajibkan setiap lembaga pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas lima belas menit sebelum kegiatan inti pembelajaran, peserta didik wajib membaca buku pelajaran atau buku sumber lainnya. Ini salah satu bentuk langkah awal mencegah berita hoax sehingga perserta didik dibiasakan membaca dan memahami informasi yang didapat entah  sumbernya dari mana saja.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membacanya.



Related Posts